Reflection Of Life


Hidup dalam artian beberapa factor dan unsure, salah satunya adalah pilihan,hidup adalah pilihan dan ini adalah sebuah fiksi yang realita pada kehipuan sehari-hari. Ini adalah sebuah imanjinasi dari sebuah problem yang menuju rflection kehipuan diri kita dan ini adalah reflection kehidupan dari setiap individu,karena hidup itu berkelompok dan kepribadian dalam individu. Hidup adalah perbedaan dan kesatuan, dari beberapa factor perbedaan disetiap individu, menjadi satu kesatuan dalam satu permasalahan,satu pemecahan dan satu tuujuan. Ini adalah sebuah imajinasi dari kehidupan sehari – hari dalam suatu problem dan pilihan kita untuk mengambil sebuah keputusan pemecahan dan postingan saya kali ini sepertinya terlalu menggunakan kata ADALAH😀 langsung saja pada fiksi pertanyaan :

Dua gedung berdiri kokoh dengan ketinggian sama 30 lantai berdiri sejajar dengan jarak 10 meter, anda bisa berpindah dari gedung A kegedung B dengan cara berjalan diatas besi yang panjangnya 30 meter, tebalnya 80 cm dan lebar 20 cm yang sudah terpampang diatas gedung A dan B. Anda berada di gedung A,sebuah amanat dan kewajiban yang bersifat relative pada keputusan anda telah mendatangkan pertanyaan, bahwa anda disuruh berjalan diatas besi untuk over lokasi dari gedung A ke gedung B “dengan alat bantu terjamin keselamatan apabila anda gagal dan terjatuh”.

Pertanyaanya : apa keputusan anda..?
A. Over lokasi dari gedung A ke gedung B.
B. Tidak akan melakukan Over lokasi.

Anda berada digedung A “dengan alat bantu terjamin keselamatan,apabila anda gagal dan terjatuh”. Sejumlah Rp.50.000.000.000 adalah sebuah pilihan penawaran yang sifatnya non amanat dan kewajiban telah menanti anda di gedung B apabila anda bisa berjalan diatas besi dari gedung A ke gedung B.

Pertanyaannya : apa pilihan anda..?
A. Mencoba mengambilnya.
B. Tidak mencoba mencoba mengambilnya.

Anda berada digedung A “tanpa alat bantu keselamatan” dan orang tua atau istri anda disandra digedung B dengan beberapa pilihan : pertama “jika anda tidak menyambut orang tua atau istri anda,maka dia akan ditembak mati” kedua “jika anda berusaha menyambutnya dan anda gagal lalu terjatuh,maka anda yang mati” ketiga “jika anda berusaha menyambutnya dan anda berhasil,maka keluarga anda terselamatkan” damai dan sejahterah.

Pertanyaannya : apa pilihan anda..?
A. Menyambutnya.
B. Tidak menyambutnya.
Demikian suguhan dari saya kali ini,berharap anda sebagai pengunjung dan pembaca, berkenan bekerjasama dengan saya untuk menjawab tiga pertanyaan imajinasi tersebut. Ini hanyalah sebuah pertanyaan yang sedikit mungkin memberi unsur reflection dari setiap individu. Atas segalah ketidak tepatan dalam penyampaian kata atau pembahasan,mohon maaf sebesar-besarnya. Semoga dapat dijadikan sebuah unsur yang positif dalam reflection kehidupan setiap individu.

Salam sejahterah dan adem ayem

Gambar diambil dari sini.

Silahkan share jika bermanfaat : Bookmark and Share

36 pemikiran pada “Reflection Of Life

  1. (Maaf) izin mengamankan PERTAMAX dulu. Boleh, kan?!
    Yang pertama saya akan pilih “A”, soale saya suka ketinggian dan beberapa kali nglatih panjat tebing dan sejenisnya dengan peralatan keeamanan standars.
    Yang kedua, saya akan pilih “A”, apalagi ditambah iming2 50 jeti dan tetap pakai alat keamanan standard
    Yang ketiga, saya akan pilih “A”, karena mencari ortu dan istri pengganti pasti jauh lebih sulit.

    Kecuali jika ada pilihan ketiga; boleh turun dan naik lewat tangga.

  2. Pilihan yg sangat sulit tapi ada satu pilihan yang tepat,tapi menurut saya sulit untuk orang yg takut pada ketinggian dan mudah jika sesuatu dianggap mudah meski sebenarnya sangat sulit ..hem muter juga jawabnya tapi ada maknanya,salam kenal

  3. Assalaamu’alaikum Andi…

    Kehidupan ini penuh dengan risiko. Memilih atau tidak apa yang harus dilakukan mempunyai risiko tersendiri. Maka kita akan menggunakan jalan yang lebih memberi manfaat untuk semua orang tetapi masih berpihak kepada kita. sayang sekali saya tidak diberi pilihan untuk yang ketiga, malah saya menjadi mangsa untuk diselamatkan oleh perwira saya yang belum saya ketahui keputusan yang diambil. Namun saya mengharapkan jika saya berada disituasi sesulit itu, saya berbangga jika ortua dan isteri dipilih lebih dari nyawanya dan pilihan lain. ahh.. sukar sekali ya kalau menjadi mangsa pilihan refleksi ini.😀

    Salam mesra dari sarikei, Sarawak.

  4. Hidup kadang membawa kita ke tempat tertinggi dan memberikan seluruh keindahan dunia yang dapat terlihat, udara yang begitu segar dengan hamparan pemandangan terluas yang pernah ada. Kali lainnya, hidup kemudian membawa kita jatuh dari tempat tertinggi itu, memberikan dentuman yang begitu kerasnya ke bumi, seketika terasa sesak karena sedikitnya udara yang dapat terhirup, yang ada hanyalah, keredupan.
    and That’s Life!

  5. sy tidak mau jawab yg pertama dan kedua, langsung nomer 3 aja, sy pilih A, demi orang tua sy🙂
    walo sebenarnya sy parno sm ketinggian, langsung lemes nih kaki

    pelajaran moralnya : kecintaan kita pada orang2 sekitar kita sebenarnya mampu mengalahkan ketakutan2 kita akan suatu hal ^_^

    jgn sering2 ngasih pilihan yg sulit ya, hehehe

  6. saya pilih A semuanya, karena…yang pertama walaupun cewek saya juga jago manjt lho…
    yang ke dua, saya juga suka uang
    yang ke 3, siapa yang ngak sayang keluarga ??

    tapi ini buat cwo yaaa hehehe…..

  7. Bila melihat dari imajinasi semua akan terjawab dengan jawaban A,dan bila dalam keadaan nyatanya hehehe,sepertinya harus cari alternatif jawaban selain jawaban A dan B,mungkin bisa memilih C

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s