Apakah Ini Sejarah Pelajar


Dalam suatu acara sipenjual kecap terlihat sebagian peserta duduk didepan barisan pertama,pandang fokus kedepan penuh keseriusan bermaksud menyimak dan menyerap obrolan sipenjual kecap.pandangan tetap fokus namun fikiran melayang penuh tanda tanya tentang apa yang diobrolin sipenjual kecap.sudut lain terlihat serius menyimak diposisi barisan tengah,diselah pandangannya yang serius dan kepala mengangguk terisyarat mengerti terlihat cerdas,yah….memang dia cerdas dalam memanfaatkan fisiknya yang terlihat oleh sipenjual kecap dia beraksi dengan gaya tarian jarinya bergoyag diatas keyboard handponnya berfacebookan ria dan smsan ala buaya darat.disisi lain sang penerus genarasi bangsa bersandar enjoy dengan posisinya dibangku pertama dari belakang,pandang lurus kedepan bola mata terlihat tak bergerak seakan terlihat serius namun fikiran berkeliaran entah berhayal apa.yang lebih merugikan lagi ketika sang peserta ini selalu aktif dalam acara sipenjual kecap,seakan pelajar teladan.yah dia memang teladan,dia memang pelajar aktif dan rajin.tanpa dia sadari telah merugikan diri sendiri,dia aktif hanya tujuan nampang muka dan setor coreta tanda tangan dari sang artis alias sipenjual kecap.saya yakin tidak semua peserta seperti itu

Ketika obrolan selesai,artis ini berucap penuh niat baik “ada yang ditanyakan” semua peserta acara mendengar kalimat positif itu namun tak sepatah katapun yang terucap dari nada para peserta.entah faktor ini diebabkan oleh :

  • Peserta sudah mengerti semuanya
  • Peserta malu bertanya
  • Peserta tidak bertanya karena tidak mengerti sama sekali apa yang diobrolin sipenjual kecap tersebut
  • Peserta berharap cepat pulang dari acara tersebut
  • Peserta memang bertujuan nampang muka dan mendapatkan tanda tangannya saja

Obrolanpun telah usai dan sipenjual kecap melontarkan sebuah tugas pada peserta,beberapa hari telah usai dan tugas tinggal beberapa jam mencapai puncak penyetoran.para peserta bertingkah seperti jenggotnya terbakar karena belum mendapat bahan setoran.beberapa saat kemudian peserta berhasil mendapat bahan dari peserta lain,dengan penuh senyuman dia tenang menyetorkn bahannya.istilah SMA nyontek dan seiring berlanjutnya jenjang berganti copy paste,yah…. ciri khas Indonesia adalah gotong royong tapi ini tidak tepat untuk menerapkan sifat itu,peserta ini belum tau bagaimana kehebatan sipenjual kecap ini untuk mendeteksi sebuah bahan setoran.tanpa dia sadari peserta ini tensenyum diatas value yang tidak dia inginkan.saya yakin ini hanya sebagian peserta saja dan masih banyak peserta yang benar-benar kreatif.saya sendiri juga dalam tahap berusaha untuk tidak berkategori peserta seperti itu.mohon maaf jika ada tulisan kata yang kurang berkenan.

Sumber inspirasi :

  • Lagu iwan fals ( jendela kelas satu,temanku punya teman dan sarjana muda )
  • Sipenjual kecap alias Pak antokoe
  • Room 201

Salam peace dan matur nuwun

Categories: KBM

65 pemikiran pada “Apakah Ini Sejarah Pelajar

  1. jadi ragu apakah mereka memang menyimak atau memang tidak memahami uraian si penjual kecap, sepertinya raganya memang disitu tapi pikiran melayang ke fokus yang lain, prihatin…

  2. Ya semua faktor harus diperbaiki. Kalo di tempat saya (USA), dari SD pun anak-anak selalu diajarkan supaya bisa berkreasi sendiri. Pelajaran-pelajaran pun disampaikan secara kreatif.

  3. fenomena plagiatisme yang sepertinya sudah mendarah daging ya…. kalau begini terus, kapan akan bisa berkreatifitas… semoga cepet sembuh penyakit yang kayak gini..🙂

  4. I don’t opine that each single student in the world has a passion of critical essay accomplishing! However, people ,which do not like writing have to take help of professional media essay service and be satisfied with a success.

  5. Om Andi pa kbr ? …

    Kupas Tuntas yang cerdas ttng Apakah ini sejarah Pelajar … ane suka banget dengan alur postingan yang singkat, padat dan mengena juga ringan tuk dibaca.

    Salam …!🙂

  6. wakwakwka sama saya juga pas lagi jadi pelajar meski gak tau mending tanya teman dari pada harus tanya guru heheh takud n malu

    berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya makasihhh😀

  7. Dampak negatif yang susah ditanggulangi kecuali dgn kesadaran sendiri,
    nyontek, COpas, plagiat, dll., hanya sebagian dari mental buruk para pelajar, eh… bukan hanya pelajar, mahasiswa & masyarakat juga.
    Sukse Andi & Piss

  8. wah romannya cerita diri sendiri nih…
    untung w gk prnah ada di ruang 201 dan w gk prnah bersejatan copass….
    yasudahlah… itu derita dan urusan mereka… gk usah ribet!!!

  9. kebiasaan buruk saat jadi pelajar kadang terbawa sampai di dunia kerja. katanya sdh level supervisor atau manajer, dalam training maupun pengarahan mereka diam seribu bahasa. tidak dpt dibedakan mana yg sdh paham, mana yg belum. klo mengerjakan sesuatu pekerjaan, senengnya pada saat2 deadline.. akibatnya pekerjaan tdk sempurna

  10. yaa..
    semoga di kemudian hari, para pelajar bisa lebih baik..
    bukan hanya tugas guru, melainkan peran orang tua dan masyarakat sekitar juga penting..
    nice share!..

  11. Setiap pelajar pasti pernah ujian, karena ujian bukan hanya mengukur kemampuan tapi juga mengukur kecepatan menyelesaikan soal!!!

    Salam kenal,mas and keep your spirit of blogging!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s