Malaikatku Yang Fakta


love you momSembilan bulan engkau timang aku dengan cinta kasihmu dalam kandunganmu.Engkau berikan sandang untuk persiapan menyambut kedatanganku,engkau berikan aku pangan yang penuh gizi berharap aku lahir dengan sehat dan sempurna.Hingga tiba waktunya engkau berteriak, berkeringat disekujur tubuh dan genggaman erat tanganmu menahan rasa sakit disetiap nadi karenaku.Bertarung dengan kematian berlinangan darah yang engkau keluarkan, tertancap semboyan dalam hatimu (aku rela mati asal bayiku selamat)Hingga akhirnya terdengar teriakan tangis yang kencang seakan tak kenal dosa dan tak mengerti besarnya perjuanganmu.Sungguh tak bisa aku bayangkan betapa menderitanya engkau ibu,aku yang duluh masih tak kenal dosa hingga sekarang hanya bisa membuatmu susah,hanya bisa berucap terimakasih ibu dan aku kangen pelukan hangatmu,sampai kapanpun engkau malaikat nyataku.

kangen pelukan bundaTak usai perjuangan dan pengorbananmu disitu.Engkau rawat dan jaga aku dengan cinta kasihmu.Tak puas akan asimu,engkau berikanku susu bubuk yang bergizi berharap aku tumbuh besar dengan sehat dan cerdas,dengan penuh ceriah engkau mengajakku berbicara,dengan penuh semangat engkau mengajariku berjalan dan dengan penuh keikhlasan dan kesabaran engkau mengajariku membaca dan menulis hingga aku berhasil meniggalkan bangku sekolah dan mencari nafka.Aku yang duluhnya cuma bisa menangis minta asimu dan tumbuh besar sudah berani bentak dan bantah perintahmu.Dari dalam rahim hanya bisa membuatmu susah dan bahkan sudah bisa mencari nafka telah menjadi durhaka yang selalu membuatmu tersiksa.Maafkan anakmu ibu,lagi-lagi aku hanya bisa berucap terimakasih dan bertindak dalam do’aku yang selalu aku kirimkan untukmu.Aku merindukan tutur kata dan perintahmu ibu.Sampai akhir usia ini akan tetap mencintaimu.

Engkau malaikat sekaligus ibu peri yang nyata dalam kehidupanku.Setiap kali melihat kebersamaan seorang anak bersama ibunya,secara spontan hati ini timbul sifat iri dan berkhayal tanpa logika berharap bisa berbagi kasih sayang denganmu lagi.Namun apa daya dunia yang berbeda telah membatasi kita.Kami sekeluarga hanya bisa berusaha dan allah swt yang memutuskan usaha kami,semua usaha sudah kami tujukan untukmu (pernah berucap satu keinginan, ya allah ambil saja nyawaku tapi jangan ibuku).Semua cinta kasih sayang dan keikhlasan telah kami tumpahkan untukmu ketika engkau berbaring tak berdaya cuma bisa merintih kesakitan akan penyakit yang engkau alami,setiap do’a dan tujuan usaha kami hanya satu keinginan yang kami minta pada allah swt (kami hanya mau ibu kami sembuh) namun do’a dan usaha kami tidak bisa merubah jarum jam kehidupanmu.Dalam hati ini sekarang bertanya-tanya,apakah engkau tau bahwa betapa aku merindukanmu dan sampai kapanpun aku tetap mencintai dan menyayangimu ibu? aku yang lemah ini tidak bisa berbuat banyak untukmu,hanya bacaan do’a yang ikhlas dan tulus dariku padamu.Semoga engkau tenang disisinya..amieen.

Matur nuwun dan salam peace

66 pemikiran pada “Malaikatku Yang Fakta

  1. sabar dan ikhlas akan makin membuat beliau tenang, toh semua ini hanya titipan belaka, apapun itu. tinggal kita pinter2 jalanin hidup ini, peace… ^_^

  2. semoga arwah ibumu tenang di sisi-Nya ya, mas…………..
    ibu di sana pasti mendengar doamu………
    anw, selamat tahun baru 2010 ya…….🙂
    sukses terus buat ke depannya…………..

  3. duuh… jadi haru kalau baca coretan kepedihan begini ,
    ikhlas .. dan doa dalam setiap sujudmu adalah harum yg kamu kirim untuk ketenangan beliau disisiNYA.

    Salam.

  4. ” KALAU UDAH TIADA BARU TERASA ” Waktu menciptakan umatnya allah juga udah menentukan kematiannya,dari itulah anda dan kita semua harus sadar bahwa orang tua,anak,saudara dan semua yg ada didunia ini hanya hanyalah PINJAMAN ALIAS KONTRAK…He..he..he..

  5. pasti sangat sedih bila sudah kehilangan…..sabar dan ikhlas itu adalah jawabannya…seorang ibu tidak akan pernah pudar dari ingatan walaupun sudah tidak bisa menemani di sisi lagi….hanya doa yang bisa dipanjatkan untukmu ibu….karena sosok seorang ibu tidak akan pernah bisa tergantikan…

    kerinduan yang mendalam untuk ibumu yach …. semoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT….amien…

  6. terus terang saia gak setuju ibu sampeyan disetarakan malaikat
    karena manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang paling sempurna
    men is human

    1. ” MALAIKATKU YANG FAKTA ”
      dan malaikat imajinasi jazat dan ruh ini tetep malaikat allah swt.
      saya hargai comment anda tapi saya tetep anggap ibu saya malaikatku yang fakta didunia ini.

  7. ibu atau bapak itu akan merasa senang dan bahagia dialam alam barzah sana, jika anak itu sholeh sering mendoakan ibunya baik hidup maupun sudah tiada….slam peace…

  8. Doa anak sholeh senantiasa mengalir bagi ibu kita walau telah tiada, semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT, ibu memang sosok yang tak tergantikan kemuliaannnya Andi….

  9. Turut berduka cita, semoga Allah SWT menempatkan beliau ditempat yg baik, AMIN
    hanya Do’a anak yang saleh yg akan sampai pada bunda…
    mahap Ralat ya dalam penulisan Allah sebaiknya huruf A menggunakan huruf besar…. terimakasi………..🙂

  10. malaikat itu… slalu membawa kabar gembira tentang dimana surga itu berada
    jika ia mengabarkannya di depan kita… kadang kita suka lupa bahwa apa yang terucapkannya adalah hal yangbenar
    tapi kenapa kita suka lupa akan itu
    kita hanya akan ingat… saat ia sudah pergi.. menjauh…
    kita baru mengerti.. bahwa di bawah kakinya…
    surga itu ada

  11. Duka begitu terasa, saat membaca postingan sahabatku ini. Hingga tergetar hatiku, memicu kantung air mataku..
    Bersabarlah Sobat.. Yakinlah bahwa doa kita sebagai anak pasti ‘sampai’ untuknya..
    salam hangat dari Pecinta Kuliner yg lagi ikutan Astaga.com lifestyle on the net

  12. jadi sedih brow…
    cs gue kan termasuk orang yang deket dengan ibu juga…
    jadi tiap baca tulisan2 disini tentang ibu jadi sedih…
    takut suatu saat ngga bisa bersama ibu lagi…
    btw bersyukur bgt ya ada blog, tempat dimana kita bisa menuliskan keluh kesah kita…
    satu pesan dari gue…
    BUAT DIA BANGGA…

  13. bgus pyend karya na…………….

    i like it………………

    q jga khilangan sosok ayah dalam hidup quw………….

    nsb qt sma pyend…..

  14. ibu adalah segala segalanya …….
    kalo bisa dihargai tak kan cukup seluruh uang yg ada di indonesia nie membayar jasa jasa ibu … betapa besar pengorbana seorang ibu tuk bisa membuat anaknya senang …
    jadi selama msh ada ibumu …..muliakanlah beliau ……krn sesungguhnya ridho Allah itu ada pada ridho ibumu …

  15. nah kebetulan ini ada email bagus dari teman. Saya copy paste ya:

    Anakku tercinta,… Ketika Mama sudah tua, bukan lagi Mama yang semula. Mengertilah, bersabarlah sedikit terhadap Mama.

    Ketika pakaian Mama terciprat sup, ketika Mama lupa bagaimana mengikat sepatu, ingatlah bagaimana dahulu Mama mengajarmu.

    Ketika Mama berulang-ulang berkata-kata tentang sesuatu yang telah bosan kau dengar, bersabarlah mendengarkan, jangan memutus pembicaraan Mama. Ketika kau kecil, Mama selalu harus mengulang cerita yang telah beribu-ribu kali Mama ceritakan agar kau tidur.

    Ketika Mama memerlukanmu untuk memandikan Mama, jangan marah pada Mama. Ingatkah sewaktu kecil Mama harus memakai segala cara untuk membujukmu mandi ?.

    Ketika Mama tak paham sedikitpun tentang tehnologi dan hal-hal baru, jangan mengejek Mama. Pikirkan bagaimana dahulu Mama begitu sabar menjawab setiap “mengapa” darimu.

    Ketika Mama tak dapat berjalan, ulurkan tanganmu yang masih kuat untuk memapahku. Seperti Mama memapahmu saat kau belajar berjalan waktu masih kecil.

    Ketika Mama seketika melupakan pembicaraan kita, berilah Mama waktu untuk mengingat. Sebenarnya bagi Mama, apa yang dibicarakan tidaklah penting, asalkan kau disamping mendengarkan, Mama sudah sangat puas.

    Ketika kau memandang Mama yang mulai menua, janganlah berduka. Mengertilah Mama, dukung Mama, seperti Mama menghadapimu ketika kamu mulai belajar menjalani kehidupan. Waktu itu Mama memberi petunjuk bagaimana menjalani kehidupan ini, sekarang temani Mama menjalankan sisa hidup Mama.

    Beri Mama cintamu dan kesabaran, Mama akan memberikan senyum penuh rasa syukur, dalam senyum ini terdapat cinta Mama yang tak terhingga untukmu.

    Ibumu yg selalu menyayangimu !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s