Ayahku Super Sabar


father Sampai detik ini aku bersyukur kepada allah swt karena aku masih bisa ngobrol dan mendapat spirit lagi dari problem yang saya hadapi karena tutur kata seorang ayah.Semua orang berposting tentang kisah seorang dan bakti kita kepada ibu.Apakah hanya ibu saja kita berbakti dan pernah terlintaskah didalam benak kita untuk mengupas kisah sang ayah…???

Semua familyku dan banyak orang disekelilingnya berkata bahwa ayahku hebat,ayahku super sabar.Diselah umurnya yang beranjak 67 tahun,aku merasa bangga kepada ayahku yang masih tetap kerja keras dan aku akui ayahku memang super sabar.Dari ke 5 saudaraku mereka bilang bahwa mereka nggak pernah dipukul ayah,sebandel – bandelnya kami kami tidak pernah merasakan pukulan sang ayah,melainkan tutur katanyalah yang mencambuk hati kami atas kesalahan yang kami buat.Dengan jujur saya ucapkan sebenarnya saya iri banget akan 2 sifat dan prinsip ayahku yaitu :

–  Sabar ada batasnya dan batasnya ada di setiap hembusan nafas kita,bukan ada difikiran emosional kita.Kita nggak akan pernah menjadi orang yang benar – benar sabar,tapi kita hanya bisa berusaha untuk menjadi orang sabar.

–  Dengan kita bekerja keras,jujur,disiplin dan betanggung jawab kita nggak mencari pekerja’an,,,,tapi pekerja’anlah yang akan mensari kita.

Ayahku adalah pembangkit spiritku disa’at aku terjatuh / tergelincir berjalan menuju kesuksesan yang aku impikan.

Terimakasih ayah…….

Karena ayah,aku menjadi seperti ini dan karena ayahlah aku berusaha berbakti dan berusaha membuat ayah bangga akan diriku.

….I LOVE YOU FATHER….

15 pemikiran pada “Ayahku Super Sabar

  1. Ayah… dalam hening aku rindu…
    untuk… menuai padi milik kita…
    namun kerinduan… hanya tinggal kerinduan..
    anakmu sekarang banyak menanggung beban
    (Ebiet G. Ade)
    kamu ga sendiri tuh, aku juga sangat mengidolakan beliau
    salam kenal
    c u…

  2. ada peribahasa Sunda, :
    Indung anu ngandung, Bapa anu ngayuga ..
    (ibu yg mengandung, ayah yg menjaga & melindungi)..
    _salam anget_

  3. ndak juga sih mas… senbenarnya Bapak juga punya peranan penting dalam hidup kita Coba Kalau tidak ada “setitik air …..” mana mungkin jadi kepala dan bagian tubuh kita cuma kebanyakn emang Ibu yang lebih dekat kepada anak-anaknya. kalau mas enak masih bisa curhat ma bapak nah lho kalau saya dari kelas 5 ndak “alam lain” jadi ya ibu jadi peran ganda…heee…heee… saya ndak sedih kok mas justru saya sekarang menjadi kuat dan lebih mandiri kok… tanks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s